Android RC Crane Ronator

Hai teman-teman engineer salam sejahtera semoga makin sukses dan cepat kaya dalam berbagai macam hal, sang pengangguran kali ini mau  membahas tentang Crane, simak dulu yok seperti apa itu crane

Crane adalah salah satu diantara alat berat yang dipakai sebagai alat pengangkat dalam proyek kontruksi. Crane bekerja dengan mengangkat material yang bakal dipindahkan, memindahkan dengan cara horizontal, lalu turunkan material di tempat yang dikehendaki. Alat ini memilki bentuk serta kekuatan angkat yang besar serta dapat berputar sampai 360 derajat serta jangkauan sampai beberapa puluh meter, Crane umumnya dipakai dalam pekerjaan pekerjaan proyek, pelabuhan, perbengkelan, industri, pergudangan dan lain-lain.

oke, langsung saja di jaman modern ini sistem pengendali adalah hal yang paling penting dari sebuah teknologi, inovasi pembaharuan dan juga pengembangan suatu alat yang semakin canggih dan juga semakin mempermudah kita dalam pengendaliannya.
saya ingin membagikan sebuah aplikasi remote control (RC) Crane Android yang saya beri nama Ronator, aplikasi ini saya buat untuk mengurangi rasa penasaran saya dengan aplikasi remote control yang ada di play store.


Gambar Aplikasi Ronator

jika mau download aplikasi bisa download disini


macam type crane yang umum digunakan yaitu :



1. Crane Crawler
Crane Crawler


Crawler crane adalah alat pengangkat material yang umum dipakai pada tempat proyek pembangunan dengan jangkaun yang tidaklah terlalu panjang. Type ini memiliki sisi atas yang bisa bergerak 360 Derajat. Dengan roda crawler jadi crane type ini bisa bergerak di dalam tempat proyek waktu lakukan pekerjaannya. Ketika crane bakal dipakai diproyek lain jadi crane diangkut dengan memakai lowbed trailer. Pengangkutan ini dikerjakan dengan membongkar boom jadi bagian-bagian untuk memudahkan proses pengangkutan.

JENIS-JENIS CRANE DAN FUNGSINYA



2. Mobile Crane (Truck Crane)

Truck Crane

Mobile Crane (Truck Crane) yaitu crane yang ada langsung pada mobile (Truck) hingga bisa dengan gampang dibawa segera pada tempat kerja tanpa ada mesti memakai kendaraan (trailer). Crane ini mempunyai kaki (pondasi/tiang) yang bisa dipasangkan saat beroperasi untuk melindungi crane tetaplah seimbang. Truck crane ini bisa berputar 360 derajat.



3. Crane untuk Tempat Terbatas


Crane type ini diletakkan diatas dua buah as tempat ke-2 as ban bergerak dengan cara simultan. dengan keunggulan ini jadi crane type ini bisa bergerak dengan leluasa. Alat penggerak crane type ini yaitu roda yang begitu besar yang bisa tingkatkan kekuatan alat dalam bergerak dilapangan serta bisa bergerak di jalan raya dengan kecepatan maksimum 30 mph. letak ruangan operator crane umumnya pada bebrapa sisi deck yang bisa berputar.

4. Tower Crane

Tower Crane
Tower crane adalah alat yang dipakai untuk mengangkat material dengan cara vertical serta horizontal kesuatu tempat yang tinggi pada ruangan gerak yang terbatas. Type crane ini dibagi berdasar pada langkah crane itu berdiri yakni crane yang bisa berdiri bebas (free standing crane), crane di atas rel (rail mounted crane), crane yang ditambatkan pada bangunan (tied-in tower crane) serta crane panjat (climbing crane).

5. Hidraulik Crane

Hidraulik Crane


Biasanya semuanya type crane menggunkan system hidraulik (minyak) serta pheneumatik (hawa) agar bisa bekerja. Tetapi dengan cara spesial Hidraulik crane yaitu crane yang umum dipakai pada perbengkelan serta pergudangan dan lain-lain, yang memilki susunan simpel. Crane ini umumnya ditempatkan disuatu titik serta untuk tidak dipindah-pindah serta dengan jangkauan tidaklah terlalu panjang dan putaran yang cuma 180 derajat. Hingga umumnya disuatu perbengkelan/pergudangan ada kian lebih satu Crane.



6. Hoist Crane

Hoist Crane


Hoist Crane yaitu alat pengangkat yang umumnya ada pada pergudangan serta perbengkelan. Hoist Crane diletakkan pada langit-langit serta jalan di atas rel spesial yang yang dipasangi pada langit-langit itu. Rel-rel tadi dapat juga bergerak dengan cara maju-mundur pada satu arah.



7. Jip crane

Jip Crane
Jip crane adalah alat pengangkat yang terbagi dalam beragam ukuran, jip crane yang kecil umumnya dipakai pada perbengkelan serta pergudangan untuk memindahkan beberapa barang yang relatif berat. Jip crane memilki system kerja serta mesin yang serupa seperti 'Hoist Crane' serta susunan yang serupa 'Hidraulik Crane'.



Bagian-bagian Crane


Sisi dari crane yaitu mast atau tiang paling utama, jib serta counter jib, counterweight, trolley serta tie ropes. Mast adalah tiang vertical yang berdiri diatas base atau basic. Jib adalah tiang horizontal yang panjangnya ditetapkan berdasar pada jangkauan yang dikehendaki.

Kriterian penentuan Tower Crane

Penentuan tower crane sebagai alat untuk memindahkan material didasarkan pada keadaan lapangan yang tidak luas, ketinggian yang tidak bisa terjangkau oleh alat lain. Serta tidak dibutuhkanya gerakan alat. Penentuan type tower crane yang bakal digunakan mesti memperhitungkan kondisi proyek, bentuk susunan bangunan, keringanan operasiaonal baik ketika pemasangan ataupun ketika pembongkaran. Sedang penentuan kemampuan tower crane berdasar pada berat, dimensi, serta daya jangkau pada beban terberat, ketinggian maksimum alat, perakitan alat diproyek, berat alat yang perlu ditahan oleh strukturnya, ruangan yang ada untuk alat, luas ruang yang perlu dijangkau alat serta kecepatan alat untuk memindahkan material.

Kemampuan Tower Crane

Kapsitas tower crane bergantung sebagian aspek. Yang butuh di perhatikan yaitu bila material yang diangkut oleh crane melebihi kemampuannya jadi bakal berlangsung jungkir. oleh karenanya, berat material yang diangkut baiknya seperti berikut :

1. Untuk mesin beroda crawler yaitu 75% dari kemampuan alat.
2. Untuk mesin beroda ban karet yaitu 85% dari kemampuan alat.
3. Untuk mesin yang memilliki kaki yaitu 85% dari kemampuan alat.

Aspek luar yang perlu di perhatikan dalam memastikan kemampuan alat yaitu.

1. Kemampuan angin pada alat.
2. Ayunan beban ketika dipindahkan.
3. Kecepatan perpindahan material.
4. Pengereman mesin dalam gerakannya.

Demikian sekilas tentang alat berat Crane, Semoga Bermanfaat!!!
Aplikasi Android yang Wajib Diinstall Jika Kamu Mau Jadi Programmer

Aplikasi Android yang Wajib Diinstall Jika Kamu Mau Jadi Programmer

Lalu bagaimana caranya? Di sini, Saya menggunakan aplikasi yang cukup populer untuk belajar program. Berikut adalah listikal aplikasi untuk belajar programming.

1. Learn HTML

Learn HTML
Aplikasi yang satu ini berguna bagi kamu yang suka tentang tata letak web yaitu bahasa HTML atau yang kepanjangannya adalah Hyper Text Mark up Language. Metode belajarnya sangat mengasikan ditambah dengan terdapat latihan yang menarik yang pastinya menambah ilmu programming HTML kamu setiap hari.

2. Learn CSS

Learn CSS
Kalau yang satu ini diperuntukan bagi kamu yang ingin belajar CSS (Cascading Style Sheets). Bahasa CSS ini dipergunakan untuk mempercantik halaman web atau bisa disebut design graphics-nya suatu web, metode pembelajarannya pun juga tidak membosankan karena kita akan diberi latihan terus menerus.

3. Learn Javascript

learn Javascript
Aplikasi yang satu ini khusus kamu yang mau belajar JavaScript, yaitu bahasa yang digunakan untuk membuat suatu web menjadi lebih dinamis dan interaktif. Dalam pembelajaran pada aplikasinya kita bisa membuat sendiri JavaScript di Android dan tentu bisa melihat hasilnya.

4. Learn PHP**

Learn PHP
Berikutnya adalah aplikasi untuk belajar PHP, tapi bukan untuk Pemberi Harapan Palsu ya, melainkan Hypertext Preprocessor. Bahasa ini merupakan bahasa pemrograman yang cukup populer dan cenderung sulit, akan tetapi bisa menjadi mudah jika kamu menekuninya. Ketika kamu bisa menguasai bahasa ini kamu sudah dijamin bisa membuat suatu web berstandar tinggi dan pastinya berguna.
Itulah tadi beberapa aplikasi belajar bahasa program yang tentunya sampai saat ini masih cukup diminati. Apa ada yang terlewat? Tulis pendapatmu di kolom komentar ya!

Tips menggunakan WhatsApp yang perlu kamu ketahui

5 tips untuk membuat Anda bisa lebih nyaman dalam menggunakan aplikasi WhatsApp.


Berapa banyak aplikasi chatting yang ada di smartphone Anda? Saya cukup berani bertaruh bila Anda menggunakan lebih dari satu aplikasi chatting.
Namun bagi saya, bila harus memilih satu aplikasi chatting saja, maka saya akan memilih WhatsApp.
Alasan sederhananya adalah banyak kontak yang telah terhubung dengan layanan ini, dan sepanjang pengalaman menggunakan aplikasi ini, tingkat pemakaian datanya terbilang rendah dibandingkan aplikasi sejenis seperti LINE.
Kali ini saya mencoba merangkum 5 tips untuk membuat Anda bisa lebih nyaman dalam menggunakan aplikasi chatting ini.
‘Bersembunyi’
Terkadang Anda cukup sibuk untuk membalas chat semua orang tepat waktu, lalu bagaimana untuk menyiasati hal ini? Sembunyikan saja keterangan kapan terakhir kali anda aktif (Last Seen) melalui Setting, pilih Account, dan Privacy.
Pilih Last Seen menjadi Nobody. Konsekuensinya, Anda juga tidak bisa melihat kapan terakhir orang lain aktif di WhatsApp.
Memindahkan ‘history’ percakapan antar perangkat
Masalah yang kerap menghantui ketika kita berganti smartphone adalah apakahhistory chat lama di WhatsApp bisa dikembalikan di perangkat baru? Jawabannya jelas bisa.
Yang perlu Anda lakukan hanya mengakses Menu pada WhatsApp, pilih Settings, dan Chat Settings, lalu pilih Backup Conversations.
Sebelum menentukan kemana history chat akan dipindahkan, Anda harus memastikan apakah smartphone Anda memiliki slot micro-SD atau tidak? Bila ya, maka Anda tinggal menyimpannya di sana lalu memindahkan micro-SD ke perangkat baru dan setelah WhatsApp terpasang, pilih Restore.
Bila smartphone Anda tidak memiliki slot micro-SD seperti pada Nexus, Anda harus melakukan backup secara manual dengan menyalin data dari folder /sdcard/WhatsApp/.
Mengetahui status pesan Anda
Sejak WhatsApp menyediakan fitur notifikasi status pesan dengan tanda centang biru, Anda dengan mudah mengetahui status pesan Anda.
Sederhananya, bila sudah ada dua tanda centang biru, berarti pesan terkirim dan sudah dibaca, sementara pesan yang sudah terkirim tapi belum dibaca akan ditandai dengan tanda centang abu-abu.
Namun bila Anda ingin mengetahui lebih detail status pesan yang dikirim, cukup tekan pesan yang dimaksud dan pilih info (dengan kode (i) di atas layar).
Menghindari ‘centang biru’
Seperti sudah dibahas di tips sebelumnya, tanda centang biru menandakan bila Anda telah membaca sebuah pesan. Namun bagaimana bila Anda ingin membaca pesan tanpa ketahuan si pengirim?
Trik ini memang membutuhkan sedikit kerumitan.
Pada saat Anda menerima sebuah pesan, jangan buka pesan tersebut, namun matikan koneksi Internet (mobile data dan Wi-Fi) lalu buka kembali WhatsApp dan baca pesannnya. Hubungkan kembali smartphone Anda ke Internet dan Anda akan melihat tanda centang tetap berwarna abu-abu.
Mengunci akses ke WhatsApp

Apakah smartphone Anda kerap dipinjam oleh orang-orang di sekitar Anda? Bila ya, tentu kadang Anda merasa khawatir bila ada orang yang mencoba iseng dengan WhatsApp Anda, apalagi bila di dalamnya terdapat chat yang penting.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, Anda bisa menggunakan sejumlah aplikasi seperti Messenger and Chat Block dan Smart Lock. Dengan menggunakan aplikasi semacam ini, tidak sembarang orang bisa mengakses aplikasi yang terpasang di dalamnya, termasuk WhatsApp, karena Anda bisa membuat password untuk mengakses aplikasi tertentu.
Mengembalikan ‘chat’ yang terhapus

Ada chat di WhatsApp yang tidak sengaja terhapus? Jangan khawatir, tetap ada cara untuk mengembalikannya.
Anda bisa menggunakan aplikasi seperti ES File Explorer, dan selanjutnya Anda bisa mengakses sdcard/WhatsApp/Databases untuk melihat data backup Anda.
Jangan lupa untuk mengubah nama file menjadi msgstore.db.crypt dan masuk ke Setting lalu pilih Apps (WhatsApp) dan Clear Data. Chat yang sebelumnya terhapus akan kembali lagi.
Menghemat pemakaian data
WhatsApp Call disebut-sebut sebagai salah satu layanan dengan pemakaian data paling sedikit bila dibandingkan dengan layanan sejenis seperti Line Call. Namun ternyata WhatsApp masih merasa perlu untuk menekan lagi penggunaan data.
Anda cukup mengaktifkan fitur Low Data Usage melalui Settings dan secara otomatis akan membatasi pemakaian data. Tentunya ini menjadi keuntungan tersendiri untuk Anda yang memakai paket data berkuota dari operator seluler, sehingga paket data Anda tidak cepat habis.
Tambahan fitur ‘bersembunyi’
Sebelumnya saya sudah menjelaskan beberapa cara untuk “bersembunyi”. Ketika Anda sibuk dan tidak sempat membalas pesan di WhatsApp setelah membacanya, kini layanan chatting ini telah dibekali dengan fitur baru Mark as Unread yang sesuai namanya tidak akan memberi tanda pesan tersebut sudah dibaca. Anda juga bisa memutuskan waktu yang tepat untuk menjawab sebuah pesan.
Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda cukup melakukan tap pada pesan tertentu, dan memilih Mark as Unread yang ada di bagian Options.
Menentukan prioritas membalas pesan
Sebagai aplikasi chatting, tentu banyak grup yang terdapat di dalamnya. Mulai dari grup pekerjaan, sampai grup pertemanan biasanya ada di sana. Namun terkadang banyaknya notifikasi membuat kita melewatkan pesan penting. Kini Anda tidak perlu lagi repot karena WhatsApp telah memiliki fitur baru Custom Notifications.
Sesuai namanya, Anda bisa dengan mudah melakukan pengaturan mana notifikasi yang penting, kurang penting sampai tidak penting. Pembedanya pun bisa diatur dariringtone dan light.
Aplikasi chatting memang banyak memberikan kemudahan dalam berkomunikasi. Apakah ada tips lain yang ingin Anda ketahui seputar WhatsApp atau aplikasi chattinglainnya? Sampaikan opini Anda melalui kolom komentar.

8 Fakta Tentang Android

8 Fakta Tentang Android


Android adalah sistem operasi smartphone layar sentuh seperti iOS iPhone dan OS BlackBerry. Android dikembangkan Google dan pertama kali muncul tahun 2007 dengan ponsel pertamanya G1 T-Mobile.

1. Apa yang spesial dari Android?
Tidak seperti OS Apple, Research In Motion (RIM) atau Windows Mobile Microsoft, Google merilis Android sebagai OS open-source di bawah naungan Open Handset Alliance. Hal lainnya Android adalah OS yang sangat baik, cepat dan kuat serta memiliki antarmuka pengguna intuitif yang dikemas dengan pilihan dan fleksibilitas. Google terus mengembangkannya.

2. Apakah ponsel Android disebut “Droids”?
Tidak. “Droid” adalah merek ponsel Android milik Verizon Wireless (Droid X, Droid Eris, Droid Incredible dan sebagainya). HTC Evo 4G Sprint bukanlah “Droid” tapi masih merupakan smartphone Android.


3. Mengapa memilih ponsel Android daripada iPhone?
Salah satu alasannya adalah Android terintegrasi dengan layanan Google seperti Gmail, Google Calendar, Google Contacts dan Google Voice dan sempurna bagi siapa saja yang menggunakan layanan Google.
Salah satu hal dari Android adalah saat pertama menyalakannya Anda diminta memasukkan nama pengguna Google dan password dan semua pesan Google, kontak dan info lainnya mulai tersinkronisasi ke handset tanpa sync ke desktop. Selain itu Android merupakan open source yang di mana kita bebas melakukan apapun perihal aplikasinya.

4. Kelemahan Android?
Menyangkut musik dan video Android tidak memiliki media resmi syncing klien ke desktop. Namun, pada umumnya Android memberi Anda lebih banyak pilihan tentang bagaimana mengatur ponsel Anda dan kontennya.

5. Apa beda versi-versi Android, seperti “Donut,” “Cupcake” dan “Froyo”?
Sama seperti Apple iOS, Google terus mengupdate Android dengan fitur baru. Versi terbaru Android adalah 2.2 dengan kode nama “Froyo” menambahkan fitur penarikan USB langsung, fungsi hotspot mobile dan dukungan Flash. Ini berarti Flash video dan modul Flash yang tidak bekerja pada iPhone akan bekerja pada web browser Android. Versi 1.6 disebut “Donut” yang menambahkan kecepatan, peningkatan resolusi layar dan aplikasi kamera dan perekam lebih cepat. Versi 1.5 “cupcakes” menambahkan perekam video.

6. Jika ada Android 2.2 mengapa terjebak versi 2.1 bahkan 1.6?
Salah satu kelemahan Google adalah begitu banyak menyediakan versi Android. Manufaktur dan operator dapat memutuskan meng-upgrade ponsel mereka ke versi terbaru Android.
Di sisi lain, iPhone yang memiliki sedikit versi di mana untuk meluncurkan versi baru iOS dapat dilakukan sekaligus dan lebih mudah.

7. Berapa banyak aplikasi tersedia untuk Android?
Sekitar 70 ribu lebih dan terus meningkat setiap hari. Google tidak memberi perlakuan khusus atas aplikasi mereka.

8. Bagaimana memilih ponsel Android?
Ponsel Android tersedia dengan beraneka macam bentuk. Apakah Anda ingin ponsel QWERTY atau lebih suka dengan touchscreen? Mencari layar besar atau yang mudah masuk saku? Apakah Anda pemakai e-mail dan pesan teks atau tertarik menonton film dan video dalam layar besar? Semua pertanyaan itu terjawab oleh produk Android saat ini.
5 hal yang perlu Anda ketahui tentang Android 5.0 Lollipop

5 hal yang perlu Anda ketahui tentang Android 5.0 Lollipop


Android L pertama kali diperkenalkan pada acara Google I/O bulan Juni kemarin dan Google memberi preview sistem operasi terbaru tersebut kepada para developer agar mereka dapat mulai mengembangkan aplikasi yang kompatibel dengan sistem operasi tersebut. Dan hari ini, Google mengumumkan bahwa Android versi 5.0 tersebut resmi mempunyai nama Lollipop dan sudah mulai bisa digunakan di perangkat Nexus – dan berbagai perangkat lain segera menyusul – mulai bulan depan.
Baca juga: Resmi meluncur, ini harga dan spesifikasi phablet Google Nexus 6
Pemilihan nama Lollipop sebenarnya sudah ditebak jauh hari sebelumnya, meskipun sempat beredar rumor bahwa penamaan Android 5.0 ini akan menjadi Lemon Meringue Pie. Google sudah terkenal memberi nama seri Android yang mereka kembangkan berdasarkan nama kue dan snack manis. Satu-satunya penamaan Android yang membuat kaget adalah Android 4.4 KitKat dimana sebelumnya santer diberitakan nama Key Lime Pie.
Banyak sekali fitur baru yang terdapat di Android 5.0 Lollipop. Mengutip dari blog tersebut, “Lollipop adalah update Android paling besar dan ambisius dengan lebih dari 5.000 API baru untuk para developer.” Kali ini, Tech in Asia akan merangkum beberapa fitur utama baru yang dimiliki oleh Android 5.0 Lollipop ini.

1. Desain keseluruhan yang baru

Material Design
Android 5.0 Lollipop memperkenalkan bahasa desain baru yang mereka sebut sebagai Material Design. Google menggunakan bahasa desain ini untuk semua aplikasi yang mereka miliki. Contoh nyata tampilan Material Design yang sudah dapat Anda lihat pada aplikasi versi terbaru Google Play Store, Google Chrome, Google Play Newsstand, dan Google Drive yang sudah ada di perangkat Android Anda.
Baca juga: Saat Instagram masuk ke desain baru Google
Desain ini mengedepankan tipografi yang bersih, jelas, dan mempunyai warna-warna yang cerah dengan animasi yang sangat fluid. Mengambil tema flat secara keseluruhan, bahasa desain ini tetap mengedepankan konteks “nyata” dalam animasi yang digunakan. Elemen-elemen yang ada mempunyai bayangan sehingga memberi kesan “hidup” ketika dioperasikan.

2. Notifikasi yang lebih pintar

Android Notif
Ketika menggunakan Android, kami sering terganggu dengan notifikasi yang muncul ketika membuka sebuah aplikasi – terutama notifikasi panggilan telepon yang sangat menyita perhatian. Anda juga mungkin merasakan hal yang sama. Dan hal tersebut disadari juga oleh Google.
Melalui Android 5.0 Lollipop, Google memberi sistem notifikasi baru yang disebut sebagai notifikasi “heads up”. Dengannya, Anda tidak akan merasa terganggu lagi karena Anda bisa melakukan banyak hal seperti menerima telepon atau membalas pesan langsung dari banner notifikasi. Anda juga dapat mengatur notifikasi mana yang penting untuk ditampilkan. Jadi misalnya, Anda dapat memilih untuk menyembunyikan notifikasi dari kontak A, dan memberi Anda notifikasi untuk kontak B. Hal ini juga dapat diterapkan untuk aplikasi yang terpasang di perangkat Android Anda.

3. Performa yang lebih gegas berkat sistem runtimebaru

ART
Selama ini Android menggunakan sistem runtime yang dinamakan Dalvik. Sistem tersebut sudah cukup kuno karena ada sejak pertama kali Android diperkenalkan. Kini, Android 5.0 Lollipop menggunakan Android Runtime (ART) secara default sebagai sistem runtimemereka. Sebelumnya, Android KitKat yang terdapat di beberapa smartphone Android juga memberi opsi apakah Anda ingin menggunakan ART. Namun, kala itu ART masih belum cukup stabil untuk langsung digunakan secara default.
Manfaat dari sistem runtime baru ini adalah performa yang lebih gegas. Google mengklaim bahwa sistem baru ini dapat berjalan empat kali lebih cepat dibandingkan sistem lama mereka. Namun, kekurangan sistem baru ini adalah belum 100 persen aplikasi di dalam Google Play Store sudah mendukung ART. Jadi, ketika Anda menjalankan aplikasi lama yang tidak di-update, besar kemungkinan aplikasi tersebut akan mengalami crash.

4. Android Kill Switch

Android L Security
Isu keamanan kini menjadi hal yang sangat penting bagi para pengguna smartphone. Sebuah fitur yang dinamakan Factory Reset Protection kini dapat diaktifkan pada Android 5.0 Lollipop. Dengannya, ketika Anda ingin melakukan factory reset pada sebuah smartphone Android, Anda akan memerlukan sebuah password yang sebelumnya telah ditetapkan.
Baca juga: hal yang harus dilakukan ketika (dan sebelum) smartphone Anda hilang
Masih belum jelas apakah metode ini akan menjamin keamanan data Anda ketika perangkat Android yang dimiliki hilang atau dicuri. Namun, setidaknya Google sudah menyediakan cara dan menganggap bahwa isu ini merupakan isu yang cukup penting.

5. Era komputasi 64-bit

64 bit
Apple pertama kali memperkenalkan arsitektur 64-bit pada perangkat mobile melalui smartphone iPhone 5s mereka. Dan kini, Google melakukan hal serupa dengan Android 5.0 Lollipop. Dengan bantuan sistem runtime ART, kini semua aplikasi Anda dapat berjalan dalam arsitektur 64-bit.
Hal ini membuka kemungkinan yang lebih luas. Bahkan, bukan tidak mungkin sistem operasi mobile di masa depan dapat menggantikan sistem operasi desktop Anda. Hal ini juga merupakan kabar baik bagi para produsen perangkat Android. Karena dengannya, mereka dapat membuat sebuah perangkat Android yang menggunakan prosesor sekelas prosesor desktop PC.

Daftar di atas hanya menyorot perubahan terbesar yang ada di sistem operasi Android terbaru dari Google. Selain poin tersebut di atas, Android 5.0 Lollipop masih mempunyai fitur-fitur tambahan dari berbagai aspek sistem operasi seperti kemampuan daya tahan baterai, keamanan, konektivitas, media, layanan Google, aksesibilitas, dan lain sebagainya.
Bagi Anda yang ingin menggunakan Android 5.0 Lollipop, mungkin harus menunggu beberapa saat sampai sistem operasi ini tersedia di perangkat Anda. Nexus 6 dan Nexus 9 adalah perangkat pertama yang akan mendapatkan sistem operasi ini dengan seri lainnya segera menyusul.
Back To Top